Senin, 02 September 2013
Selasa, 01 Januari 2013
I. OBAT
TETES MATA
- Cuci
tangan
- Jangan
menyentuh lubang penetes
- Tengadahkan
kepala
- Tarik
kelopak mata bawah ke bawah agar terbentuk semacam cekungan
- Dekatkan
alat penetes sedekat mungkin ke cekungan tanpa menyentuhnya atau menyentuh
mata
- Teteskan
obat sebanyak yang dianjurkan ke dalam cekungan
- Pejamkan
mata selama kira-kira 2 menit, jangan memejamkannya terlalu kuat
- Bersihkan
kelebihan cairan dengan kertas tisu
- Jika
menggunakan lebih dari satu jenis obat tetes mata, tunggu sedikitnya 5
menit sebelum meneteskan obat tetes berikutnya
- Obat
tetes mata mungkin menimbulkan rasa terbakar, tetapi ini hanya akan
berlangsung beberapa menit, Jika terasa lebih lama bertanyalah ke dokter
atau apoteker.
II. OBAT
TETES MATA PADA ANAK
- Baringkan
anak terlentang dengan kepala lurus
- Mintalah
si anak memejamkan matanya
- Teteskan
sejumlah yang dianjurkan ke sudut mata
- Jaga
agar kepala tetap lurus
- Bersihkan
cairan yang berlebihan
III. SALEP
MATA
- Cuci
tangan
- Jagalah
agar ujung tube salep mata tidak menyentuh apapun
- Tengadahkan
kepala sedikit
- Pegang
tube dengan satu tangan dan tarik kelopak mata bawah ke bawah dengan
tangan yang lain untuk membentuk cekungan
- Bubuhkan
salep sejumlah yang dianjurkan
- Pejamkan
mata selama 2 menit
- Seka
sisa salep dengan kertas tisu
- Bersihkan
ujung tube dengan tisu lain.
IV. OBAT
TETES TELINGA
- Hangatkan
obat tetes telinga dengan menggenggamnya atau mengempitnya di ketiak
selama beberapa menit. Jangan gunakan air panas dari kran karena suhunya
sukar dikendalikan
- Miringkan
kepala ke satu sisi atau berbaringlah miring, telinga yang akan diobati
harus berada di sebelah atas
- Tarik
daun telinga perlahan untuk membuka liang telinga
- Teteskan
obat sejumlah yang dianjurkan
- Tunggu
5 menit sebelum beralih ke telinga lainnya
- Gunakan
kapas untuk menutup liang telinga setelah ditetesi obat
V. OBAT
TETES HIDUNG
- Bersihkan
hidung
- Duduk
dan tengadahkan kepala atau berbaringlah dengan bantal di bawah bahu,
usahakan agar kepala tetap lurus
- Masukan
alat penetes sejauh 1 cm ke dalam lubang hidung
- Teteskan
obat sejumlah yang dianjurkan
- Segera
tundukan kepala serendah mungkin (letakkan kepala diantara lutut)
- Setelah
beberapa detik , duduk tegak, cairan akan menetes ke dalam kerongkongan
- Ulangi
langkah-langkah ini untuk lubang hidung sebelahnya, jika perlu
- Bersihkan
alat penetes dengan air matang.
VI. OBAT
SEMPROT HIDUNG
- Bersihkan
hidung
- Duduk
dan tundukkan kepala sedikit
- Kocok
wadah obat semprot
- Masukan
ujung penyemprot ke dalam satu lubang hidung
- Tutup
mulut dan lubang hidung sebelahnya
- Semprotkan
obat dengan memencet vial (wadah, tabung) dan hirup perlahan-lahan
- Keluarkan
ujung penyemprot dari hidung dan tundukan kepala serendah mungkin (letakan
kepala diantara kedua lutut)
- Sesudah
beberapa detik , duduk tegak, obat akan mengalir ke dalam kerongkongan
- Bernafaslah
melalui mulut
- Ulangi
langkah-langkah ini untuk lubang hidung sebelahnya, jika perlu
- Bersihkan
ujung penyemprot dengan air matang
VII. OBAT
TAPEL KULIT
- Untuk
mengetahui tempat menempelkan tapel, lihat aturan yang terdapat pada
kemasan obat atau tanyakan kepada apoteker
- Jangan
menempelkannya di atas kulit yang lecet atau cedera
- Jangan
gunakan di lipatan kulit atau di bawah pakaian yang ketat, dan ganti obat
secara teratur
- Tempelkan
dengan tangan yang bersih dan kering
- Bersihkan
dan keringkan dengan cermat daerah yang akan ditempeli obat
- Keluarkan
tapel dari bungkusnya, jangan menyentuh sisi yang mengandung obat
- Letakkan
pada kulit dan tekan kuat-kuat, gosok bagian tepi agar tapel merekat
dengan baik
- Lepaskan
dan ganti obat sesuai dengan petunjuk
VIII.
AEROSOL
- Batukkan
dahak sebanyak mungkin
- Kocok
botol aerosol sebelum digunakan
- Pegang
botol aerosol seperti yang tercantum dalam petunjuknya (biasanya dalam
posisi terbalik)
- Katupkan
bibir rapat-rapat pada mulut aerosol
- Tengadahkan
kepala sedikit
- Buang
nafas perlahan-lahan, hembuskan udara paru-paru sebanyak mungkin
- Tarik
napas dalam-dalam dan tekan aerosol, usahakan agar lidah tetap di bawah
- Tahan
nafas selama 10-15 detik
- Hembuskan
nafas melalui hidung
- Bersihkan
mulut aerosol dengan air hangat.
IX. INHALER
DENGAN KAPSUL
- Batukkan
dahak sebanyak mungkin
- Tempatkan
kapsul obat pada inhaler sesuai dengan petunjuk produsennya
- Buang
nafas perlahan-lahan, hembuskan udara paru-paru sebanyak mungkin
- Katupkan
bibir rapat-rapat pada ujung inhaler
- Tengadahkan
kepala sedikit
- Tarik
nafas panjang melalui inhaler
- Tahan
nafas selama 10-15 detik
- Buang
nafas melalui hidung
- Bersihkan
ujung inhaler dengan air hangat
X.
SUPOSITORIA
- Cucilah
tangan
- Buka
kemasan obat (kecuali bila terlalu lunak)
- Jika
supositoria terlalu lunak, keraskan dulu dengan cara mendinginkannya
(simpan di lemari pendingin atau aliri air kran dingin, berikut
kemasannya), baru kemudian buka kemasannya
- Hilangkan
bagian-bagian pinggir yang mungkin tajam dengan menghangatkannya dalam
genggaman
- Basahi
obat dengan air dingin
- Berbaring
miring pada satu sisi dan tekuk lutut
- Secara
perlahan-lahan masukan supositoria, dengan ujung yang membulat terlebih
dahulu sampai seluruh obat masuk
- Tetaplah
berbaring selama beberapa menit
- Cucilah
tangan
- Usahakan
agar tidak buang air besar selama 1 jam setelah pemberian obat
XI. TABLET
VAGINA DENGAN APLIKATOR
- Cuci
tangan
- Buka
pembungkus tablet
- Letakkan
tablet di ujung aplikator yang terbuka
- Berbaring
terlentang, tekuk lutut sedikit dan mengankang
- Perlahan-lahan
masukan aplikator ke dalam vagina sejauh mungkin tabletnya di bagaian
depan, jangan mendorong dengan paksa
- Tekan
alat pendorong sehingga tablet lepas
- Keluarkan
aplikator
- Buang
aplikator (untuk kemasan sekali pakai)
- Bersihkan
dengan cermat kedua bagian aplikator dengan sabun dan air matang yang
hangat-hangat kuku (juka bukan kemasan sekali pakai)
- Cuci
tangan
XII. TABLET
VAGINA TANPA APLIKATOR
- Cuci
tangan
- Buka
kemasan tablet
- Celupkan
tablet ke dalam air hangat-hangat kuku, sekadar untuk membasahkannya
- Berbaring
terlentang, tekuk lutut dan mengangkang
- Perlahan-lahan
masukkan tablet ke dalam vagina sejauh mungkin, jangan dipaksa
- Cuci
tangan
XIII. KRIM,
SALEP DAN GEL VAGINA (kebanyakan obat-obat ini dilengkapi aplikator)
- Cuci
tangan
- Buka
tutup kemasan dari wadah obat
- Pasang
aplikator pada wadah
- Tekan
wadah sampai sejauh obat yang dianjurkan masuk ke dalam aplikator
- Lepaskan
aplikator dari wadah obat (pegang pipanya)
- Bubuhkan
sedikit krim di bagian luar aplikator
- Berbaring
terlentang, tekuk lutut dan mengangkang
- Perlahan-lahan
masukkan aplikator ke dalam vagina sejauh mungkin, jangan dipaksa
- Pegang
pipa aplikator dan dengan tangan yang lain tekan alat pendorong untuk
memasukkan obat ke dalam vagina
- Keluarkan
aplikator dari vagina
- Buang
aplikator untuk kemasan sekali pakai, atau bersihkan dengan air matang
jika bukan kemasan sekali pakai
- Cuci
tangan.
Langganan:
Postingan (Atom)